Wednesday, 24 July 2013

Keunggulan Lele Sangkuriang

  1. Produksi Tinggi
  2. Angka produksi lele sangkuriang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan capaian angka produksi lele dumbo biasa, baik ditingkat pembenihan maupun pembesaran. Sebagai contoh, umumnya pemberian pakan sebanyak 1 ton untuk membesarkan benih lele dumbo sebanyak 10.000 ekor hanya menghasilkan lele konsumsi sekitar 7-8 kuintal. Sementara itu, pada lele sangkuriang, pemberian pakan dengan kuantitas dan kualitas yang sama untuk jumlah benih yang sama pula mampu menghasilkan lele konsumsi sekitar 1-1,4ton.

  3. Panen Lebih Cepat
  4. Cepatnya laju pertumbuhan lele sangkuriang berdampak pada cepatnya siklus panen. sebagai gambaran, pertumbuhan lele sangkuriang di tingkat benih dari ukuran 2-3 cm untuk mencapai 5-6 cm hanya membutuhkan waktu pemeliharaan sekitar 20-25 hari sedangkan pada lele dumbo membutuhkan waktu lebih lama yaitu 30-40 hari. Di tingkat pembesaran, dengan asumsi menggunakan bibit 5-6 cm, lele sangkuriang bisa dipanen sekitar 50-60 hari sejak ditebar benih. denagn asumsi suhu di wilayah tersebut berkisar 26-290C. Pada suhu yang tinggi panen bisa lebih cepat. Sedangkan untuk lele dumbo pada keadaan yang sama membutuhkan waktu 3-4 bulan.

  5. Kemampuan Bertelur dan Daya Tetas Telur Tinggi
  6. Kemampuan bertelur induk lele sangkuriang sangat luar biasa dibanding dengan induk lele dumbo biasa. Jika induk lele dumbo mampu menghasilkan telur 20-30 ribu butir, induk lele sangkuriang mampu bertelur sekitar 40-60 ribu butir dalam sekali pemijahan. Begitupun dengan daya tetasnya. Telur lele sangkuriang memiliki daya tetas tinggi yaitu mencapai 90% sedangkan lele dumbo hanya sekita 80%.

  7. Lebih Tahan Terhadap Penyakit
  8. Umumnya lele merupakan ikan yang tidak memiliki sisik, namun bukan berarti jenis ikan ini tidak meiliki perlindungan tubuh. Semua jenis lele dipersenjatai dengan lendir yang melapisi kulitnya, tak terkecuali lele sangkuriang. Lendir berguna untuk melindungi kulit atau tubuh dari serangan penyakit. Oleh karena itu, hindari perlakuan terhadap lele yang dapat mereduksi atau mengikis lendir di kulit lele. Biasanya, jenis bakteri yang sering menyerang adalah Trichodina dan Ichthiophthirius sp.

  9. Kualitas Daging Lebih Unggul
  10. Daging lele sangkuriang lebih unggul dibanding daging lele dumbo biasa. Keunggulan ini terbukti dari tekstur daging yang lebih padat. Selain itu, daging lele sangkuriang lebih minim kandungan lemak, lebih renyah, lebih gurih dan tidak berbau lumpur.

  11. Lebih Tahan Banting
  12. Lele sangkuriang termasuk ikan yang tahan banting. Untuk dapat bertahan hidup, lele sangkuriang tidak memerlukan kondisi atau persyaratan air khusus seperti ikan air tawar lainnya. Hal ini disebabkan karna ikan jenis lele untuk mendapatkan oksigen dapat menyembul ke atas permukaan air karna lele memiliki alat pernapasan tambahan yang disebut labirin atau arborescent.

  13. Teknik Pemeliharaan Lebih Mudah
  14. Teknik pemeliharaan lele sangkuriang cukup sederhana dan lebih mudah dibanding dengan lele dumbo biasa. Dalam hal pergantian air, tak harus sering, cukup sekali dalam masa pemeliharaan. Paasalnya, penggantian air akan mengubah kualitas ideal bagi lele sangkuriang.

  15. Bisa Dibudidayakan di Lahan Sempit
  16. Lele sangkuriang bisa dibudidayakan di lahan sempit atau terbatas. seperti, pekarangan rumah, garasi mobil, gudang, bahkan di atas dak rumah yaitu dengan menggunakan kolam terpal. Tingkat keberhasilan dengan memanfaatkan lahan alternatif ternyata cukup bisa diandalkan, hasilnya tidak berbeda jauh dengan yang menggunakan lahan konvensional.

  17. Benih Mulai Mudah Diperoleh
  18. Pada awal diperkenalkan ke masyarakat, benih lele sangkuriang sukar didapat. Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangannya yang sangat pesat maka pembudidaya lele sangkuriangpun semakin banyak. Dengan banyaknya pembudidaya dan semakin terkenalnya lele sangkuriang karna keunggulannya maka benih pun semakin mudah diperoleh.

No comments:

Post a Comment